Posts

Showing posts from March, 2008

Obesitas Keuntungan Perbankan

http://www.republika.co.id Oleh : L Wiji Widodo Staf Pusat Dokumentasi dan Publikasi Ilmiah (PDPI) Fakultas Ekonomi Univ Brawijaya Malang Pada 2007 alunan merdu didendangkan kinerja perbankan kita. Bagaimana tidak, laba bank tumbuh 23,6 persen, bank umum mencetak laba bersih Rp 35,015 triliun. Angka ini pun setelah dipangkas oleh pajak. Perolehan ini sungguh sangat menyejukkan mata bila disandingkan dengan perolehan laba tahun 2006 yang hanya mengantongi Rp 28,3 triliun. Total aset pun berhasil dikerek lebih tinggi. Pada 2006 sebesar Rp 1.693,85 triliun, lalu pada 2007 total aset lebih membara lagi, mencapai Rp 1.986,5 triliun. Bila melacak peran perbankan dalam mengucurkan kredit juga terjadi lonjakan. Pada 2006 kran kredit yang dialirkan sebesar Rp 792,29 triliun dan pada 2007 dibuka lebih deras lagi, Rp 1.002,01 triliun. Gelontoran kredit yang melonjak seolah sebagai jawaban atas imbauan pemerintah kepada bank-bank untuk lebih dermawan mengucurkan kredit. Tentu menjadi pertanya...

Memilih Gubernur BI

Endin AJ Soefihara Wakil Ketua Komisi XI DPR-RI Komisi XI DPR-RI tengah melakukan uji kepatutan dan kelayakan ( fit and proper test ) terhadap dua calon Gubernur BI yaitu, Agus Martowardoyo dan Raden Pardede, dilaksanakan pada 10-11 Maret 2008. Uji kepatutan dan kelayakan memilih Gubernur Bank Indonesia ini mencakup dua hal penting, yaitu dimensi kepemimpinan yang terkait dengan integritas sang calon dan dimensi kompetensi yang menyangkut kemampuan dan pengetahuannya. Kedua dimensi tersebut penting untuk dipertimbangkan mengingat bahwa Gubernur BI akan memimpin sebuah lembaga negara yang independen dan menjadi juru bicara Indonesia di bidang moneter. Dalam berbagai literatur mengenai kepemimpinan, kita mengenal enam tipe kepemimpinan, yaitu visionary leadership (kepemimpian dengan visi), coaching (pembinaan), affiliate (kebersamaan), democratic (demokrasi), pacesetting (memacu kemajuan), dan commanding (otoriter). Tipe visionary berpandangan jauh ke depan dan membawa organis...

Reorganisasi dan Mismanajemen PLN

Effnu Subiyanto Mahasiswa Magister Manajemen UGM Yogjakarta Staf PT Semen Gresik Tbk Terhitung sejak 10 Maret 2008, BUMN PLN dinakhodai oleh tokoh-tokoh top negeri ini. Direktur utama dipegang Fachmi Mochtar, pelaksana tugas direktur Pembangkitan dan Energi Primer. Wakil direktur utama oleh Rudiantara, masih menjabat wadirut di BUMN PT Semen Gresik. Setyo Anggoro Dewo (FE UI menjadi direktur keuangan), Agung Nugroho (GM Proyek Induk Pembangkit dan Jaringan Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara menjadi direktur Pembangunan Strategis). Ada Murtaqi Syamsuddin (GM Distribusi Jabar dan Banten menjadi direktur Jawa Bali), Haryadi (GM Distribusi Jatim menjadi direktur Luar Jawa Bali). Supriyadi (deputi direktur Pengembangan Organisasi menjadi direktur SDM, dan Bambang Praptono (dirut rekadaya menjadi direktur perencanaan). Tugas utama delapan pendekar itu terdiri dari tiga key indicator . Mereka harus menekan susut daya ( losses ), mengurangi subsidi, dan mencegah pemadaman. Susut daya PLN telah m...